News Kawaca TV
Tonton
wb_sunny

Breaking News

Qoute Waktu adalah Uang bukan Milik Benjamin Franklin

Qoute Waktu adalah Uang bukan Milik Benjamin Franklin

Qoute Waktu adalah Uang bukan Milik Benjamin Franklin
KAWACA.COM Barangkali hampir semua orang pernah mendengar kalimat “times is money” yang diklaim sebagai pepatah Inggris. Banyak orang meyakini kebenaran dari pepatah tersebut, sehinggal banyak hal dalam hidup ini yang kerap dikaitkan dengan “waktu adalah uang” ketika memberikan nasihat atau motivasi pada orang lain. Antara lain: “Jangan menunda pekerjaan, karena waktu adalah uang”, atau “segera selesaikan kuliahmu, karena waktu adalah uang”, atau juga “Ayo move on dan segera nikah, karena waktu adalah uang,” dan lain sebagainya. Namun orang sering lupa bertanya sekadar ‘meledek’ sesuatu yang telah mapan adanya, misal: “Benarkah waktu adalah uang?”

Avorisme “waktu adalah uang” sering juga disandarkan pada perkataan Benjamin Franklin. Benarkah demikian? Teks “waktu adalah uang” muncul pertama kali dalam majalah The Free-Thinker  pada tahun 1719. Kemudian Benjamin Franklin mengutipnya dalam esai “Nasihat untuk seorang Pengusaha Muda” (1748) dengan teks lengkap: "Ingat, waktu adalah uang; kejujuran bermanfaat dalam bisnis." Franklin sendiri memang dikenal sebagai ‘tokoh seribu kata bijak’ karena sejak 1700, dia sudah aktif dan rutin almanak tahunan Poor Richard's Almanack yang berisi kata-kata bijak.

Akan tetapi, jauh sebelum itu semua, Oxford Dictionary of Amsal memberikan bandingan bahwa telah ada avorisme serupa “waktu adalah uang” yang berasal dari Yunani Klasik: "Pengeluaran paling mahal adalah waktu" yang disandarkan pada ucapan Antiphon. Kata ‘pengeluaran’ identik dengan uang atau belanja rumah tangga. Kita layak curiga, jangan-jangan editor atau author majalah The Free-Thinker atau bahkan  Franklin membuat avorisme tersebut karena terinspirasi dari ucapan Antiphon.

Dengan demikian, kini jelas bahwa avorisme "times is money" tidak berasal Benjamin Franklin. Apalagi waktu itu sendiri lebih berharga dari uang. Jim Rohn mengatakan: "Waktu lebih berharga daripada uang. Anda bisa mendapatkan lebih banyak uang, tetapi Anda tidak bisa mendapatkan lebih banyak waktu". Namun meski demikian, waktu juga berharga sebagaimana sumpah Allah dalam Alquran:

”Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran.”
(QS. Al ‘Ashr: 1-3).

Tags

GRATIS BERLANGGANAN

Dengan berlangganan, kamu tidak akan ketinggalan postingan terbaru Kawaca setiap harinya.