News Kawaca TV
Tonton
wb_sunny

Breaking News

Pusai: Sebuah Kritik - Jasmine Paramitha

Pusai: Sebuah Kritik - Jasmine Paramitha

Pusai: Sebuah Kritik
oleh Jasmine Paramitha


KAWACA.COM | Ada sebuah cita cita mulia dari Bapak Sugiono Mpp untuk memajukan sastra Indonesia, mungkin seperti Jasmine yang gerah melihat puisi puisi lebay dengan kalimat kalimat panjang mendayu dayu hanya untuk mengungkapkan cinta dan rindu Sugiono lalu mencetuskan ide untuk melawan gerakan puisi lebay dengan  Pusai atau Puisi Bonsai yang mensyaratkan Hemat kata, Sarat makna dan Neo Futurisme. 

Sebenarnya menurut Jasmine ide ini bagus jika didukung oleh dasar teori sastra yang kuat.  Seorang sastrawan tidak akan mencantumkan sebuah puisi  hemat kata dan sarat makna sebagai ,prasyarat utama menulis puisi. Karena  dari banyaknya arti 'puisi' dari banyak penyair 'hemat kata' dan 'sarat makna' telah implisit terkandung dalam kata 'puisi' bersama 'ungkapan hati/jiwa' dan 'keindahan bahasa'. Dengan kata lain kita tidak akan dapat membedakan 'Pusai' dengan 'Non Pusai' hanya berdasarkan 'Hemat Kata' dan 'Sarat Makna', seperti Pusai dengan Haiku, atau Pusai dengan Stanza atau bahkan Pusai dengan Pantun.

Kategori ketiga yang menjadi syarat Pusai adalah Neo Futurism. Entah apa maksud awal dari syarat ini, tapi sewaktu Jasmine bertanya dimana letak Neo Futurism sebuah Pusai, jawaban pencetus Pusai  masih berputar putar pada pengertian penyelesaian masalah problem masa depan meskipun akhirnya ditampilkan juga pengertian Neo Futurism versi arsitektur. Ya bayangan Jasmine Pusai akan mampu melahirkan tokoh tokoh baru menyaingi tokoh tokoh superhero yang dilahirkan generasi 'Futurism' yang tergila gila pada kecepatan seperti Superman, Flash  dan Sonic Hedgehog hilang. 

Belum hilang rasa takjub Jasmine akan Neo Futurism,  Sugiono Mpp dalam menjawab pertanyaan Jasmine mensyaratkan beban yang lebih berat lagi pada penulis Pusai, yaitu mampu mensimulacra simulacrumkan jean Baudriliard dan menampilkan hyperrealitas. Wow, luar biasa tantangannya Pusai, dengan sekilas melihat pengertian simulacrum, dan hyperrealitas Jasmine bayangkan kisah Matrix, Alice in wonderland, Golden Compass atau Avenger : End Game versi Indonesia, ditulis dalam bentuk Puisi hemat kata. Tapi bayangan Jasmine hancur ketika pencetus Pusai dalam PUSAI: FORUM SILATURAHIM RASA, RASIO, ROHANI (8) menampilkan Pusai berikut sebagai gambaran percontohan pusai yang menyandang idiom simulacra, simulacrum, dan hiperrealita"

DENTING PUSAI

ting
pusai jatuh
menimpa kucing
melompat
memburu tikus
berdasi

Hemat kata? Ya, Sarat Makna? Tidak, hanya anti korupsi. Dimana Neo Futurism?  Dimana Hiperrealitas? Dimana Simulacrum? 

Apakah hal ini mustahil? membuat sebuah PUSAI, puisi yang syarat makna, mengandung simulacrum, dan melompati hyperrealitas. Tidak, Jasmine akan sangat mengapresiasi penulis yang sanggup melakukannya, karena Jasmine sendiri merasakan beban berat saat mencoba menuliskannya.

Adakah contoh Pusai yang berhasil? Ada, tapi sayangnya penulisnya tidak mengenal Pusai

It's a God-awful small affair
To the girl with the mousy hair
But her mummy is yelling no
And her daddy has told her to go
But her friend is nowhere to be seen
Now she walks through her sunken dream
To the seat with the clearest view
And she's hooked to the silver screen
But the film is a saddening bore
For she's lived it ten times or more
She could spit in the eyes of fools
As they ask her to focus on
Sailors fighting in the dance hall
Oh man, look at those cavemen go
It's the freakiest show
Take a look at the lawman
Beating up the wrong guy
Oh man, wonder if he'll ever know
He's in the best selling show
Is there life on Mars?
It's on America's tortured brow
That Mickey Mouse has grown up a cow
Now the workers have struck for fame
'Cause Lennon's on sale again
See the mice in their million hordes
From Ibiza to the Norfolk Broads
Rule Britannia is out of bounds
To my mother, my dog, and clowns
But the film is a saddening bore
'Cause I wrote it ten times or more
It's about to be writ again
As I ask you to focus on
Sailors fighting in the dance hall
Oh man, look at those cavemen go
It's the freakiest show
Take a look at the lawman
Beating up the wrong guy
Oh man, wonder if he'll ever know
He's in the best selling show
Is there life on Mars?

Penulisnya : David Bowie

Tags

GRATIS BERLANGGANAN

Dengan berlangganan, kamu tidak akan ketinggalan postingan terbaru Kawaca setiap harinya.