News Kawaca TV
Tonton
wb_sunny

Breaking News

Salam, Warga Sastra Maya - Sugiono MP

Salam, Warga Sastra Maya - Sugiono MP

oleh Sugiono MP

#KAWACA.COM - Ada keriuhan sastra. Terutama di jagat maya. Penggelontoran isu genre menarik perhatian. Bahkan dibuka forum debat. Setidaknya ada kesibukan yang bisa mengurangi keramaian perbincangan tentang pilkada, korupsi, narkoba, ekonomi, lingkungan, dan hajat hidup masyarakat.



Sejujurnya, genre sastra urusan para akademisi. Peneliti, pengamat, kritisi, teoritisi sastra, sah-sah saja mengangkat masalah ini ke permukaan. Tetapi bagi sastrawan sejati, yang memiliki kecerdasan rasa dan pikir, selayaknya menjalankan tugas utama sastrawan, yakni penciptaan karya kreatif. Bergelut dengan kreativitas sastra agar menghasilkan produk unggulan yang jika mungkin mampu mendunia.

Sampai dewasa ini belum ada sastrawan Indonesia yang ternobat sebagai nobelis. Ini tantangan. Tidakkah sebaiknya enegri yang kita miliki disalurkan ke arah yang tepat dalam penciptaan agar bisa melahirkan karya sastra yang mampu mengangkat nama, harkat dan martabat bangsa di atas percaturan dunia?

Tapi memang benar, tiap orang berhak menentukan pilihan kesibukan. Sah-sah saja. Dilindungi perundangan dan hak azazi. Namun selayaknya kecerdasan bisa memilah dan memilih mana yang pokok, penting, dan yang mendesak. Pun bagi para sastrawan maya.

Nah, begitulah. Salam kepada seluruh warga sastra maya.

Bogor, 170218






Sugiono MP/Mpp adalah wartawan, penulis biografi, memori, dan histori yang lahir di Surabaya, 9 Desember 19530. Sempat meraih Hadiah Junarlistik Adinegoro untuk metropolitan (1984) dan Penulis Pariwisata Terbaik (1984). Bukunya yang sudah terbit: Belajar dan Berjuang (1985), Srikandi Nasional dari Tanah Rencong (1987), Sang Demokrat Hamengku Buwono IX (1989), Jihad Akbar di Medan Area (ghost writer, 1990), Menjelajah Serambi Mekah (1991), Ketika Pala Mulai Berbunga (ghost writer, 1992), Melati Bangsa, Rangkuman Wacana Kepergian Ibu Tien Soeharto (1996, Persembahan Wiranto),  Pancaran Rahmat dari Arun (1997), Biografi Seorang Guru di Aceh (2004, biografi Prof. DR. Syamsuddin Mahmud), Anak Laut (2005, biografi Tjuk Sukardiman), Selamat Jalan Pak Harto (2008), Pengabdi Kemanusiaan (2010), dan Aceh dalam Lintasan Sejarah 1940-200 (2014).  


Dia pernah bekerja di beberapa penerbitan, antara lain: Sinar Harapan (s/d 1984), Majalah Sarinah (1984-1988), Majalah Bridge Indonesia (1990-1995), Harian Ekonomi Bisnis Indonesia (1996), dan Komunikasi (1998). Kini dia sebagai Pemimpin Redaksi majalah online NEOKULTUR. 

Tags

GRATIS BERLANGGANAN

Dengan berlangganan, kamu tidak akan ketinggalan postingan terbaru Kawaca setiap harinya.