Live KAWACA TV
Tonton
wb_sunny

Bincang Buku Culang Penyukat & Hikayat Tanah Jawa

Bincang Buku Culang Penyukat & Hikayat Tanah Jawa



WWW.KAWACA.COM - Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan DKI Jakarta bersama PDS H.B. Jassin menggelar acara Bincang Buku Culang Penyukat karya Kunni Masrohanti dan Hikayat Tanah Jawa karya Rini Intama.

Dalam acara ini, selain akan hadir kedua penulis, panitia juga mengundang Maman S. Mahayana (Kritikus Sastra) dan Wahyu Wibowo (Dosen Sastra) sebagai pembicara, serta Sofyan RH. Zaid (Penyair) sebagai moderator.

Acara akan digelar pada:
Sabtu, 27 Aprill 2019
Pukul 14.00 - 16.00 WIB
Di PDS H.B. Jassin, Cikini, Jakarta

Acara ini terbuka untuk umum dan gratis. Siapa Kunni dan Rini? Berikut biografi singkatnya:

KUNNI MASROHANTI
Lahir di Desa Bandar Sungai, Siak Sri Indrapura, Riau, 11 april 1974. Anak ketiga dari lima bersaudara (Mudriah, Siti Asiah, Siti Rodiah, Mizan Wahyudi) dari pasangan H Tarmuji (alm) dan Hj Partini. Istri dari Santoso dengan empat buah hati (Ahna Shofy, Asheila Nawa Shofa, Ruhi Rimbun Sunting, Ruhi Rindang Sunting). Satu-satunya penyair perempuan Riau yang ikut mendeklarasikan Hari Puisi Indonesia (HPI) (November, 2012) di Pekanbaru, Riau. Puisi-puisinya diterbitkan di berbagai media antara lain, majalah budaya Sagang, Harian Riau Pos, Romansa, Berdaulat, Singgalang, Padang Ekspres, Batam Pos, Indo Pos dan lainnya. Karya puisinya tergabung dalam antologi puisi: 'Tanda'(2000), 'Riau Satu' (2000), 'Musim Berganti' (2001), 'Musim Bermula' (2001), 'Kemilau Musim' (2003), 'Pesona Gemilang Musim' (2004), Komunitas Budaya Pesisir (KBP) 'Kutulis Namamu' (2005), 'Fragman Waktu' (2010), ‘Serumpun’ (20012), ‘Ayat-ayat Selat Sakat’ (2013), ‘Serumpun Kata Serumpun Cerita’ (2013), ‘Bendera Putih Untuk Tuhan’ (2014), ‘Pelabuhan Merah’ (2015), Senandung Tanah Merah (2016), Pasie Karam (2016), Matahari Cinta Samudera Kata (2016), Klukung: Tanah Tua, Tanah Cinta (2016), Kopi 1550 mdpl (2016), Bukan Batang Terendam (2016), Segara Aksara (2016), puisi tunggal ‘Sunting’ (2011), puisi tunggal ‘Perempuan Bulan’ (2016), 6,5 SR Luka Pidie Jaya (2017). Peraih anugerah Sagang kategori buku  ‘Sunting’ (2011). Buku puisinya ‘Perempuan Bulan’ masuk nominator Anugerah Sagang 2016.  Menghadiri berbagai event sastra tingkat nasional dan internasional. Peraih Anugerah Sagang karya non buku teater berjudul ‘Peri Bunian’ (2012). Penerima Anugerah Baiduri oleh Yayasan Perempuan Riau Bangkit Foundation (PRBF) kategori seni yakni sutradara perempuan (2013). Penerima Anugerah Pemangku Seni Tradisional dari Gubernur Riau (2014). Kunni terus bergerak di bidang seni dan sastra bersama Komunitas Seni Rumah Sunting yang didirikannya tahun 2012. Hingga kini, Kunni berkerja di Harian Riau Pos sebagai jurnalis.



RINI INTAMA
Pendidik, penulis lahir tanggal 21 Februari di Garut, Jawa Barat, aktifitas sehari-hari selain sebagai ibu rumah tangga adalah mengajar dan menulis.  Menulis buku-buku Modul pembelajaran Matematika dan bahasa Inggris.  Mengajar di KEM Centre - Tangerang.  Anggota Komite Sastra “Dewan kesenian kabupaten Tangerang”,  Aktif di Komunitas Saung Sastra Tangerang dan beberapa komunitas Sastra di Tangerang. Karya tunggalnya yang telah terbit: KIDUNG CISADANE, Sejarah dan Budaya Tangerang dalam Puisi (Kosakatakita), 2016 yang meraih Anugerah 5 buku puisi terbaik Hari Puisi Indonesia 2016, PANGGIL AKU LAYUNG.  Sebuah Novel (Kosakatakita, 2015), A YIN,   kumpulan cerpen (Kinomedia, 2014), TANAH ILALANG DI KAKI LANGIT,  Kumpulan puisi (Penerbit Senja, 2014), GEMULAI TARIAN NAZ,  Jejak sajak Rini Intama (Q Publisher, 2011)

Selain itu, karyanya juga tergabung dalam banya buku antologi bersama, seperti: Menulis cerita rakyat  “Tanah leluhur” dalam buku Tifa Nusantara  1 (Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang), Menulis artikel “Pendidikan anak dalam perspektif perempuan Mandar” dalam buku Analekta Beruq-beruq (Perempuan Mandar menjawab),   Buku Skizophrenilove  Kumpulan cerpen tentang cinta (Kinomedia), Gadis dalam cermin , kumpulan cerpen Tangerang Serumpun, Spring Fiesta Pesta Musim Semi kumpulan puisi dua bahasa, Profil Perempuan pengarang dan penulis Indonesia (Kosakatakita), Fiksimini , antologi puisi pendek (Kosakatakita). Phantasy Poetica Imazonation, antologi puisi cerpen (Penulis muda Indonesia), Kado sang terdakwa,  antologi puisi Tangerang serumpun. Merapi Gugat , Sastra etnik (Kosakatakita).  Tifa Nusantara 2 dan 3, kumpulan puisi Penyair Nusantara (Penerbit Senja), Perempuan Langit 1, 2 dan 3, kumpulan puisi penulis perempuan Indonesia.  Puan Puan,  Bunga Rampai Puisi, Cerpen dan Artikel (Komunitas Pena Kartini), Kumpulan Newhaiku (Kosakatakita), Kitab Karmina  (Kosakatakita), Komunitas Negeri Poci, Negeri Laut 2015 (Kosakatakita),  Setelah 67 tahun Chairil Anwar, antologi puisi Chairil Anwar ( Diandra Kreatif), Membaca Kartini, Antologi Puisi memaknai emansipasi dan kesetaraan gender ( Komunitas Joebawi).  Yogya Dalam Nafasku,  kumpulan Puisi Seminar Internasional Antar Bangsa Indonesia – Malaysia 2016  (Balai Bahasa Yogyakarta), Memo Anti Kekerasan Terhadap Anak anak  (Komunitas Memo Penyair), Matahari Cinta Samudera Kata,  antologi Puisi  Hari Puisi Indonesia 2016,  216 penyair (Yayasan Hari Puisi Indonesia),  Puisi Kopi 1,550 Mdpl,  kumpulan Puisi kopi (Imaji, Ruang sastra, The Gayo institute), 6,5 SR Luka di Pidie Jaya,  kumpulan Puisi Gempa Aceh  (Penerbit Imaji) , Komunitas Negeri Poci Negeri Awan 2017  (Kosakatakita),  beberapa puisi  pernah di muat di harian Tangerang, 

Tags

GRATIS BERLANGGANAN

Dengan berlangganan, kamu tidak akan ketinggalan postingan terbaru Kawaca setiap harinya.