News Kawaca TV
Tonton
wb_sunny

Breaking News

Buku: Aksara Angin karya Bayu Win

Buku: Aksara Angin karya Bayu Win

Buku: Aksara Angin karya Bayu Win

Aksara Angin
Buku Puisi
Bayu Win
ISBN:
978-602-5780-28-8

Cetakan: Pertama, Mei 2019
Sampul: Teras Art design
Ukuran 14 x 21 Cm
Tebal vii + 76 halaman
Penerbit:
Teras Budaya
JL. Raya Lenteng Agung Timur, Gg H Zakaria 1 No 72, Jakarta Selatan
081298960280
terasbudjak@gmail.com

Copyright©Hak cipta dilindungi undang-undang
All rights reserved
____

PENGANTAR

Menulis puisi, mungkin seperti yang berusaha ditampilkan oleh penulis pada judul buku kumpulan puisi ini Aksara Angin, di mana kata atau kalimat dalam sebuah puisi, dapat berembus seperti laiknya angin. Dan angin adalah aliran udara yang bergerak oleh rotasi bumi. Juga disebabkan adanya perbedaan tekanan-tekanan udara, terutama dari tekanan udara tinggi ke tekanan udara rendah.

Demikian pula halnya dengan puisi, di mana kata atau aksara hanya dapat diembuskan secara lembut atau keras sehingga menjadi lebih bermakna oleh penulisnya sendiri. Setidaknya setiap kata yang diembuskan oleh seorang penulis, dapat membangkitkan imaji baik bagi penulisnya sendiri maupun para pembacanya. Dengan kekuatan imaji itulah, seorang penulis akan memperkaya setiap kata menjadi lebih bermakna. Di mana kata, bukan hanya sebagai alat penyampaian semata bagi seorang penulis, yang kemudian dilumpuhkan pada tematik-tematik tertentu, melainkan adalah udara yang terus menerus diembuskan.

Semangat untuk terus mengembuskan diri bagi Bayu Win, tidak ubahnya memang seperti angin. Kadang berembus keras kadang lembut. Salah satunya adalah dengan upaya menerbitkan buku antologi tunggalnya ini, semoga bukan sekadar membuatnya masuk angin, di mana kemudian hanya bertahan sesudah itu tutup buku. Melainkan bagaimana secara konsisten dan ketekunan tersendiri untuk terus mengeskpresikan diri dan benar-benar memahami, bagaimana sebenarnya menciptakan puisi yang bermakna bukan tanpa makna, di mana kata-kata seperti embusan angin kering di sebuah dataran yang gersang dan kering.

Dan Penerbit Teras Budaya Jakarta, yang secara tidak langsung memberikan subsidi penerbitan buku ini karena ketekunan penulis, meskipun belum maksimal dalam penulisan kreatif, setidaknya dapat menjadi dorongan untuk terus berkarya. 

Akhir kata, semoga buku ini bermanfaat, bukan saja bagi penulisnya, tetapi juga bagi pembaca umumnya sebagai motivasi bersama dalam membangun sebuah dunia literasi.

Salam
____

DAFTARISI

PENGANTAR
1 Perempuan Hujan
2 Tentangmu
3 Hilang Dicumbu Malam
4 Laut Rindu
5 Entah Esok, Apa Lagi ...?
6 Mengulang Kisah
7 Selamat Tinggal
8 Pohon Hidup
9 Aksara Angin
10 Dag Dig Dug
11 Belantaraku (Ah, Kamu)
12 Jalan Pilihan
13 Airmata di Sudut Pagi
14 Semestaku (Luka di Batas Luka)
15 Benua Kabut
16 Rindu Terputus
17 Metamorfosa
18 Tanpamu, Aku ...
19 Syair Gelap
20 Sajak Untukmu
21 Negeri Surgawi
22 Sahabatku (Seorang Residivis)
23 Anarki di Ri
24 Peiarung Malam
25 Camar Tak Membawa Nyanyian Lautmu
26 Dejavu
27 Semusimn
28 Melepas Satu Nama
29 Ini Gila...!
30 Pada Malam
31 Rosario Malam
32 Bukan Hanya Diam
33 Noctumo
34 Sajak Embun
35 Hembus Angin Paraluka
36 Kau, Siapa ...?
37 Subuh Memanggil
38 Penantang Maut
39 Dini Belum Pagi
40 Bidadari Terluka
41 Hilang
42 Tanpa Nisan
43 Dermaga Terakhir
44 Antara Kau, Aku, Dan Kesepian Kita
45 Membingkai Matahari
46 Kisah Suatu Pagi
47 Hujan Senja
48 Hujan Senja II
49 Pintu Keabadian
50 Kandas
51 Kemarau
52 lham Di Batas Luka
53 Mata Air-Nya
54 Cahaya Dari Surga
55 Waktu Asar
56 Setelahnya
57 Khianat
58 Tuhan Mati di Sini
59 Cinta Tanpa Cinta
60 Karang
61 Tentangmu, di Malam Tadi
62 Almanak
63 Katamu
64 Di Mimpiku Ada Tuhan
65 Doa yang Sembunyi Untukmu
66 Dan ..
67 Oo Wahai....
68 Di Batas Rindu
69 Malam Laknat
70 Bukan Puisi Cinta dan Airmata
71 Takdir
72 Terbang Tanpa Sayap
73 Penyair Jalanan
74 Kaki Langit
75 Perahu Karam

____
Tentang Bayu WIn dan contoh puisinya dalam buku ini, bisa dibaca: Puisi Pilihan Bayu Win

Tags

GRATIS BERLANGGANAN

Dengan berlangganan, kamu tidak akan ketinggalan postingan terbaru Kawaca setiap harinya.