Live KAWACA TV
Tonton
wb_sunny

Softlaunching Buku Kaidah Puisi dan Akidah Kepenyairan karya Sofyan RH. Zaid di Bandara Internasional Seokarno Hatta

Softlaunching Buku Kaidah Puisi dan Akidah Kepenyairan karya Sofyan RH. Zaid di Bandara Internasional Seokarno Hatta

Softlaunching Buku Kaidah Puisi dan Akidah Kepenyairan karya Sofyan RH. Zaid di Bandara Internasional Seokarno Hatta 




Pagi, 07.00 WIB, buku Kaidah Puisi dan Akidah Kepenyairan karya Sofyan RH. Zaid yang telah terbit dua minggu lalu dirayakan dalam bentuk Softlaunching di Maxx Coffee, Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno Hatta. 

Buku yang diterbitkan atas kerja sama antara TareBooks dan JSM Press ini memuat 32 esai to the point yang habis dibaca dalam waktu 5 sampai 7 menit per judul. Terdiri dari dua bagian: Kaidah Puisi, memuat esai tentang puisi dan seluk-beluk penciptaan puisi; Akidah Kepenyairan, menghimpun esai perihal penyair dan lika-liku kepenyairan. Satu kesatuan esai sebagai buku saku rahasia ilmu mencipta puisi, terutama bagi pemula.

Dalam sambutannya, Riri Satria selalu Ketua JSM, menyatakan: "Akhirnya Sofyan RH Zaid menjawab tantangan saya, dan mungkin juga tantangan orang lain. Bisakah seorang Sofyan menyusun buku panduan tentang bagaimana mencipta puisi yang baik? Buku yang relatif mudah dibaca dan dipahami? Nah, ternyata Sofyan memenuhinya. Buku ini memuat 32 tips tentang menulis puisi, serta hal-hal terkait dengan kepenyairan, dikemas dalam bahasa yang ringan. Namun saya meyakini bahwa menulis puisi adalah sebuah proses kreatif, maka walaupun kita sudah membaca buku tentang tips ataupun guidelines, semua akan kembali kepada kemampuan proses kreatif dalam diri kita. Buku ini menawarkan arah, tetapi kita kembali kepada kompas masing-masing untuk menempuh arah tersebut atau tidak. Saya atas nama pribadi, serta atas nama komunitas Jagat sastra Milenia serta SastraMedia mengucapkan selamat atas terbitnya buku ini. Semoga buku ini bisa menambah khasanah mengenai penulisan puisi di Indonesia. Seperti yang saya tuliskan pada pengantar buku ini, saya sama sekali tidak meragukan dedikasi Sofyan dalam ikhtiar menjaga marwah puisi. Buku ini adalah salah satu pembuktian dedikasinya tersebut."

Sementara itu, Sofyan melalui sambutannya dalam acara tersebut menuturkan bahwa buku ini bermula dari tahun 2016, saat dia dihubungi oleh sebuah majalah di Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-guluk, Sumenep, tempatnya pernah mondok dan berproses kreatif. Dia diminta agar membuat tulisan yang berisi tentang tata cara menulis puisi untuk dimuat di majalah tersebut. Dia pun membuat semacam esai dengan judul “Kaidah Puisi & Akidah Kepenyairan”. Esai pertamanya yang mencoba menuangkan perihal bagaimana mencipta puisi serta sikap kepenyairan. Kemudian, esai tersebut dipublikasikan lebih luas, baik di media massa, atau sebagai materi pelatihan penciptaan puisi di berbagai kesempatan. Dari esai itulah, kemudian dia kembangkan lebih jauh, dan jadilah buku ini dengan judul yang sama.

Sofyan juga mengakui bahwa: "Salah satu penyebab yang membuat buku ini akhirnya terbit adalah Bang Riri. Beliau memotivasi saya untuk menerbitkan buku ini dengan sejumlah alasan yang logis, terutama terkait keperluan workshop penciptaan puisi di internal JSM. Terima kasih, Bang Riri, dan terima kasih semua sahabat di JSM yang luar biasa!"
Acara berlangsung singkat, tetapi hikmat, beberapa saat sebelum rombongan JSM berangkat ke acara Acara Festival Sastra Internasional Gunung Bintan 2022, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Buku ini nantinya secara resmi akan diluncurkan pada tanggal 16 Oktober 2022 di PDS H.B. Jassin dalam rangkain acara Perayaan Ulang Tahun JSM yang ke-2 bersama buku-buku JSM Press yang lain.

Tags

GRATIS BERLANGGANAN

Dengan berlangganan, kamu tidak akan ketinggalan postingan terbaru Kawaca setiap harinya.