Live KAWACA TV
Tonton
wb_sunny

Buku Kaidah Puisi & Akidah Kepenyairan: Rahasia Ilmu Mencipta Puisi, Terutama bagi Pemula karya Sofyan RH. Zaid

Buku Kaidah Puisi & Akidah Kepenyairan: Rahasia Ilmu Mencipta Puisi, Terutama bagi Pemula karya Sofyan RH. Zaid

Buku Kaidah Puisi & Akidah Kepenyairan: Rahasia Ilmu Mencipta Puisi, Terutama bagi Pemula karya Sofyan RH. Zaid


Kaidah Puisi & Akidah Kepenyairan
Rahasia Ilmu Mencipta Puisi, Terutama bagi Pemula

Penulis: Sofyan RH. Zaid

ISBN: 978-602-5819-60-5

Desain Cover: Indra Kusuma
Layout: Wahyu Bray Iskandar

Cetakan Pertama: Agustus 2022

Penerbit:
TareBooks
“Gerbang Literasi Indonesia”
Jalan Jaya 25, Kenanga IV, Cengkareng, Jakarta Barat 11730
0811 1986 73 | tarebooks@gmail.com | www.tsi.my.id

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
All Right Reserved

Dilarang memperbanyak buku ini dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari penerbit.


________________
Daftar Isi


kata sambutan
kata penulis
Mukadimah
Puisi Jus Buah

bagian satu: kaidah puisi
Ada Puisi Tertulis dan Tak Tertulis
Tiga Tujuan Menciptakan Puisi
Enam Manfaat Menciptakan Puisi
Dua Jenis Kelamin Puisi
Problem Utama Puisi Penulis Pemula
Tiga Derajat Bahasa dalam Puisi
Empat Tingkatan Maknawi Puisi
Bahan Dasar Puisi, Bahan Bakar Penyair
Tiga Fungsi Diksi dalam Puisi
Lima Cara Memberi Judul pada Puisi
Perlukah Puisi Punya Tanggal Lahir?
Menemukan Sajak dalam Puisi
Apa dan Bagaimana Puisi Inspiratif
Enam Ciri Puisi yang Baik
Lima Langkah Proses Menciptakan Puisi

bagian dua: akidah kepenyairan
Siapa Itu Penyair?
Cara Menjaga Gairah Kepenyairan
Antara Jurus dan Tenaga Dalam
Tiga Musuh Penyair
Apa Artinya Nama bagi Kepenyairan
Ruang Pribadi Penyair
Perasaan Estetis Seorang Penyair
Penyair Mudah Tersinggung
Menjadi Penyair Momentum atau Monumen
Penyair di Tengah Badai Gawai
Menjadi Penyair Solider atau Soliter
Tiga Alasan Penyair Tidak Setia …
Menciptakan Idiom Puitik dalam Puisi
Jam Tayang Puisi, Jam Terbang Penyair
Tiga Cara Penyair Menciptakan Puisi

Khatamah
Menjadi Penyair, Menjadi Manusia Seutuhnya
tentang penulis
Sofyan RH. Zaid
indeks

_______________

Tentang Penulis



Sofyan RH. Zaid
, lahir di Sumenep, 08 Januari 1986. Alumnus Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Raya, Guluk-guluk, Sumenep dan Falsafah dan Agama Universitas Paramadina, Jakarta.

Puisi-puisinya telah diterjemahkan ke dalam bahasa asing, seperti Inggris, Arab, dan Italia, serta dimuat dalam buku Oikos Poeti Per Il Futuro (Mimesis Classici Contro, Milano, Italia, 2020).

Selain kerap diundang menjadi pembicara di berbagai acara sastra, dia juga termasuk salah seorang tim ahli Penilaian Karya Sastra Unggulan untuk SMA sederajat yang digelar oleh Badan Standar Nasional Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2019.

Karya-karyanya terbit di sejumlah media massa cetak dan daring, seperti Media Indonesia, Jawa Pos, Bali Post, Indopos, Seputar Indonesia, Padang Ekspres, Pikiran Rakyat, Riau Pos, Solopos, Merapi, Suara NTB, Banjarmasin Post, Metro Jambi, Minggu Pagi, Horison, Annida, Basabasi.co, Bacapetra.co, dan lainnya.

Puisi dan esainya juga dimuat dalam berbagai buku antologi sastra bersama. Buku puisi tunggalnya Pagar Kenabian (2015) sebagai pioner penulisan ‘puisi pagar’ di Indonesia, masuk 15 nominasi Anugerah Hari Puisi Indonesia tahun 2015.

Kini tinggal di Bekasi sebagai editor, founder dan CEO Taretan Sedaya International Group yang bergerak di bidang trading, supplier, printing, publishing, dan packaging. Dia juga tercatat sebagai koordinator bidang kompetensi dan publikasi Jagat Sastra Milenia, dan Pemimpin Redaksi sekaligus redaktur jurnal sastra milenial, sastramedia.com.

sofyanrhzaid@gmail.com

+62878 7751 3761

___________________


Apa dan Bagaimana Buku Kaidah Puisi & Akidah Kepenyairan karya Sofyan RH. Zaid

Bagian Satu: Kaidah Puisi

Bagian ini berisi tentang puisi dan seluk-beluk penciptaannya, di mana kita akan mengetahui:
  1. Pertama, apa itu puisi secara bahasa dan istilah yang unik, dan perbedaan antara puisi tertulis dan tak tertulis.
  2. Selain menciptakan puisi bisa menyelamatkan hidup, ada tujuan lainnya.
  3. Puisi yang terkadang dilihat sebelah mata, ternyata punya manfaat yang tak terduga.
  4. Pokok pengetahuan di sekitar penciptaan puisi dan perbedaan dua jenis kelamin puisi. 
  5. Keutuhan dalam puisi yang menjadi masalah utama pada puisi-puisi penulis pemula.
  6. Tiga derajat bahasa puisi beserta contoh sederhanannya.
  7. Tiga tingkatan puisi secara maknawi sebagai struktur batinnya.
  8. Pentingnya kata bagi puisi sebagai bahan dasar dan bahan bakar kepenyairan.
  9. Tiga fungsi diksi bagi penciptaan puisi yang baik. 
  10. Cara memberi judul pada puisi yang selama ini terasa sulit.
  11. Kelebihan dan kekurangan menulis titimangsa pada puisi dan salah kaprahnya.
  12. Mengurai soal perbedaan sajak dan puisi yang selama ini seolah sama.
  13. Dua pertanyaan: apa dan bagaimana untuk menjadikan puisi inspiratif.
  14. Walau tidak ada standar final dan baku, ada enam ciri puisi yang baik.
  15. Terakhir, tentang rumus lima langkah proses menciptakan puisi.

Bagian Dua: Akidah Kepenyairan

Bagian ini berisi perihal penyair dan lika-liku kepenyairan, di mana kita akan mengetahui:

  1. Pertama, perihal siapa itu penyair, dua jenis penyair, dan kita termasuk yang mana.
  2. Beberapa hal menarik untuk menjaga gairah kepenyairan, termasuk dengan pertanyaan: ‘berapa nilai puisimu sekarang?’.
  3. Pentingnya membaca bagi penyair daripada sekadar terus menulis.
  4. Tiga musuh utama penyair dalam berproses kreatif. 
  5. Penting atau tidaknya nama bagi kepenyairan.
  6. Bagaimana memiliki ruang pribadi bagi penyair perempuan yang minoritas.
  7. Cara menumbuhkan perasaan estetis bagi seorang penyair untuk terus menciptakan puisi.
  8. Melatih kepekaan lebih yang harus dimiliki seorang penyair. 
  9. Perbedaan antara menjadi penyair momentum atau penyair monumen.
  10. Nasib penyair di tengah badai gawai.
  11. Dampak positif dan negatif komunitas sastra bagi kepenyairan.
  12. Ketika linsensi puitis menjadi kambing hitam bagi penyair.
  13. Cara penyair membuat idiom puitik dalam puisinya.
  14. Kapan seorang penulis puisi disebut penyair? Ada jam tayang, ada jam terbang.
  15. Terakhir, tiga cara bagaimana seorang penyair biasanya menciptakan puisi.

Tags

GRATIS BERLANGGANAN

Dengan berlangganan, kamu tidak akan ketinggalan postingan terbaru Kawaca setiap harinya.